Mengapa prestasi Carol Burnett sebagai pionir komedi akan dikenang dari generasi ke generasi

12

Carol Burnett tidak hanya muncul di TV. Dia mendefinisikan ulang apa yang bisa dilakukan wanita di depan kamera. Lahir pada tanggal 26 April 1933 di San Antonio, Texas, ia tiba di New York dengan bakat parodi yang tajam dan elegan. Gaya komedinya yang kasar menjadi ciri khasnya. Ini bukan hanya komedi fisik. Itu sebuah sikap.

Kenaikan ketenarannya dimulai di Broadway. Dia membuat debut filmnya pada tahun 1959 di film “Mattress Fairytale”. Peran ini melambungkannya ke dalam kesadaran nasional. Pada tahun yang sama, dia menjadi tamu tetap di “The Gary Moore Show.” Masyarakat mencintainya. Mereka mengenali perpaduan unik antara sarkasme dan pesonanya. Ini bukanlah tren sementara. Itu adalah fondasi karirnya selama puluhan tahun mendominasi layar kecil.

Carol Burnett Tampilkan sorotan

Pertunjukan mingguan “Carol Burnett Show” (1966-1978) menjadi salah satu program paling populer di televisi. Ini bukan hanya era keberagaman. Ini adalah acara budaya. Program ini ditayangkan terus menerus selama 11 tahun. Dia memenangkan lima Penghargaan Emmy untuk karya ini. Kritikus dan penggemar sama-sama memuji kemampuannya untuk menjadi pusat perhatian sementara penampilannya secara keseluruhan bersinar. Dialah jangkarnya. Dia juga orang paling lucu di ruangan itu.

Namun, pengaruhnya jauh melampaui variety show. Bagaimana dia beralih dari TV ke film? Dia belum menyerah pada komedi. Dia mengaturnya. Pada tahun 1972 ia membintangi film Pete ‘n’ Tillie. Dia kemudian berperan sebagai Nona Hannigan yang jahat Annie (1982). Peran-peran ini merupakan bukti keserbagunaannya. Mereka membuktikan bahwa bakatnya tidak terbatas pada sketsa komedi. Akarnya ada pada pekerjaan karakter.

Kembali ke Broadway dan jadilah suatu kehormatan

Pada tahun 1995, ia kembali ke panggung dengan lagu “Moon over Buffalo”. Broadway melihatnya memulai perjalanannya. Kami menyambutnya kembali sebagai seorang veteran. Kali ini tepuk tangan berbeda. Itu menunjukkan rasa hormat saya. Itu hal yang bagus.

Kontribusinya telah diakui oleh rekan-rekannya jauh sebelum penghargaan akhir diberikan. Pada tahun 2013, ia memenangkan Penghargaan Mark Twain untuk Humor Amerika. Kehormatan ini menempatkannya di antara para raksasa penulisan dan pertunjukan komedi. Ini bukan hanya untuk bersenang-senang. Ini tentang menjadi penting.

Pada tahun 2019, ia memenangkan Penghargaan Carol Burnett di Penghargaan Golden Globe ke-1. Ini merupakan pengakuan atas pencapaian seumur hidup, khususnya di industri pertelevisian. Penghargaan ini dinamai untuk menghormatinya. Ini tidak biasa. Ini penting. Hal ini membuat pengaruhnya terhadap industri menjadi permanen.

Pesona abadi komedinya

Mengapa karyanya masih disukai banyak orang? Inilah saatnya. Ini adalah kekurangan diri. Tampaknya dia tidak pernah melampaui hal-hal materi. Dia selalu suka bercanda. Pendekatan ini membuatnya mudah didekati. Dia sangat menyukai ini.

Dia lebih dari sekedar komedian. dia adalah seorang pendongeng. Dia menggunakan komedi fisik untuk menyoroti kerapuhan sifat manusia. Ia menggunakan sindiran untuk mengkritik norma-norma sosial. Tapi dia tidak pernah kehilangan panasnya. Ini adalah bagian yang sulit. Sangat mudah untuk menjadi jahat. Sulit untuk menjadi lucu dan baik hati pada saat yang bersamaan.

Pada hari-hari awalnya di ‘The Gary Moore Show’, dia diajari ritme