Mengapa Akhir Masalah Besar Riddle Adalah Pilihan Paling Jujur bagi DCU

14

Kredit bergulir. Penonton duduk dalam kegelapan. Lalu muncul bagian lucunya.

Itu bukan sebuah kail. Itu bukanlah persiapan untuk sekuel. Itu adalah label peringatan.

Riddle (2024) tak hanya menceritakan kisah Victor Zsasz. Itu menjebaknya di kepalanya sendiri. Sutradara James Mangold tidak menghindar dari kegelapan. Dia bersandar ke sana.

Adegan terakhir adalah kuncinya. Victor berdiri di ruangan putih. Dia memegang pena. Dia melihat ke kamera. Dia tersenyum.

“Masalah,” katanya.

Sederhana saja. Ini menakutkan. Itulah satu-satunya cara agar karakter dapat bertahan.

Makna Dibalik Final Satu Kata

Mengapa berakhir dengan nada yang tidak jelas? Karena “Masalah” bukan sekedar kata. Ini adalah keadaan bagi Zsasz.

Sepanjang film, kita melihat obsesinya menghitung pembunuhannya. Kami melihat keyakinannya bahwa pembunuhan adalah salah satu bentuk pencerahan. Akhir cerita menghapus semua itu.

Tidak ada pencerahan di ruangan putih. Hanya ada pembunuhan berikutnya. Pena sudah siap. Korban berikutnya akan datang.

“Masalah” adalah mantra Zsasz. Itu adalah janjinya kepada penonton. Itu juga merupakan janjinya kepada Batman.

Ini bukanlah putaran tertutup. Ini adalah pintu yang terbuka.

Cara Mengatur DCU

Anda mungkin bertanya-tanya apakah ini adalah teaser untuk film masa depan. Atau mungkin hanya momen karakter. Itu keduanya.

James Gunn dan Peter Safran sudah jelas mengenai arah DCU. Mereka menginginkan cerita yang membumi dan berbasis karakter. Riddle cocok dengan cetakan itu.

Namun hal ini juga menimbulkan ancaman spesifik. Zsasz gratis. Dia tidak di Arkham. Dia belum mati. Dia sedang menunggu.

Ini mengubah lanskap Batman. Bruce Wayne tahu Zsasz ada di luar sana. Dia tidak memburunya untuk mendapatkan keadilan. Dia memburunya untuk menghentikan penghitungan.

Baris “Masalah” memberi tahu kita bahwa permainan belum berakhir. Ini baru saja dimulai.

Mengapa Akhir Ini Berhasil untuk Victor Zsasz

Kebanyakan penjahat mendapat kekalahan. Beberapa mendapat penebusan. Zsasz tidak mendapatkan keduanya.

Dia mendapat kontinuitas.

Dalam komik, Zsasz adalah kekuatan yang tiada henti. Dia tidak berhenti. Dia tidak berubah. Film ini menangkap esensi itu.

Ruangan putih melambangkan pikirannya. Itu kosong. Itu bersih. Ini siap untuk tanda berikutnya.

Dengan mengakhiri “Trouble,” Mangold mengakui bahwa Zsasz adalah anggota permanen di dunia bawah tanah Gotham. Anda tidak dapat menyembuhkannya. Anda hanya bisa menahannya.

Meski begitu, penahanannya bersifat sementara.

Gambaran Lebih Besar untuk Batman’s Rogues

Kami telah melihat Joker. Kami telah melihat Penguin. Kami belum pernah melihat Zsasz di layar lebar dengan kedalaman sebesar ini.

Akhiran ini memastikan dia tetap relevan. Ini bukan tentang tindakan. Ini tentang horor psikologis.

Ketika Zsasz mengatakan “Masalah,” dia tidak hanya berbicara tentang dirinya sendiri. Dia berbicara tentang kekacauan yang dia timbulkan pada semua orang di sekitarnya.

Batman harus menghadapi ini. Bukan dengan pukulan. Tapi dengan rencana.