SpaceX Memperluas Jaringan Starlink dengan Peluncuran Satelit Baru dari California

12

SpaceX berhasil mengerahkan 24 satelit Starlink tambahan ke orbit rendah Bumi pada hari Rabu, menandai peluncuran ketiga bulan ini dan yang kedua belas sepanjang tahun ini. Peluncuran tersebut, yang dilakukan menggunakan roket Falcon 9 dari Vandenberg Space Force Base di California, semakin memperluas konstelasi internet broadband perusahaan yang berkembang pesat.

Detail Peluncuran dan Penerapan Satelit

Falcon 9 lepas landas pada 12:11 siang. EST (1711 GMT atau 09:11 PDT) dari Space Launch Complex 4 East (SLC-4E). Sekitar satu jam kemudian, SpaceX mengonfirmasi keberhasilan penerapan gelombang terbaru, yang diidentifikasi sebagai Grup 17-34, sehingga jumlah total satelit Starlink yang beroperasi menjadi lebih dari 9.600.

Ekspansi berkelanjutan ini menggarisbawahi komitmen SpaceX untuk menyediakan akses internet global, khususnya di wilayah yang infrastrukturnya terbatas atau tidak ada sama sekali.

Pemulihan Booster dan Penggunaan Kembali

Booster tahap pertama, B1100, menyelesaikan misi ketiganya dengan pendaratan propulsif presisi di pesawat tak berawak SpaceX, Tentu saja Aku Masih Mencintaimu, di Samudra Pasifik. Hal ini menunjukkan upaya berkelanjutan SpaceX untuk mengurangi biaya peluncuran melalui teknologi roket yang dapat digunakan kembali.

Penggunaan kembali booster sangat penting untuk menjadikan akses ruang angkasa lebih terjangkau, dan SpaceX terus menyempurnakan proses ini dengan setiap pemulihan yang berhasil.

Layanan dan Aplikasi Starlink

Layanan Starlink dirancang untuk menghadirkan internet berkecepatan tinggi dan latensi rendah ke wilayah yang kurang terlayani. Selain konektivitas dasar, kini fitur ini mendukung panggilan langsung sel-ke-satelit melalui penyedia tertentu dan WiFi dalam penerbangan di maskapai penerbangan seperti United, yang baru-baru ini mempromosikan fitur tersebut selama Super Bowl LVIII.

Diversifikasi aplikasi Starlink ini menyoroti meningkatnya perannya dalam infrastruktur komunikasi modern. Kemampuan untuk menawarkan akses internet yang andal di daerah terpencil dan selama perjalanan merupakan kemajuan yang signifikan.

Peluncuran satelit Starlink yang berkelanjutan oleh SpaceX merupakan langkah penting dalam mencapai tujuan dunia yang saling terhubung sepenuhnya, memanfaatkan teknologi berbasis ruang angkasa untuk menjembatani kesenjangan digital.