Wandering Albatross Terlihat 3.300 Mil di Luar Jalur di California

18
Wandering Albatross Terlihat 3.300 Mil di Luar Jalur di California

Seekor elang laut melambai yang langka – spesies yang biasanya ditemukan di lepas pantai Amerika Selatan dan Kepulauan Galápagos – diamati terbang di dekat pantai California tengah pada tanggal 23 Januari. Penampakan tersebut, yang dilakukan oleh ahli burung kelautan Tammy Russell di atas kapal penelitian Reuben Lasker, dianggap sangat tidak biasa, karena burung tersebut berada lebih dari 3.300 mil di luar habitat normalnya.

Pengunjung Tak Terduga

Russell, seorang sarjana pascadoktoral di Universitas California, San Diego, melihat elang laut sekitar 23 mil barat daya Piedras Blancas, sekitar 90 mil selatan Monterey. Dia menggambarkan momen itu sebagai hal yang mengejutkan, mengingat paruh burung yang berwarna kuning dan pola terbangnya yang santai. Penampakan ini sangat penting mengingat pengalaman Russell yang luas dalam mempelajari pola migrasi burung laut.

Mengapa Ini Penting

Ahli ornitologi mengkategorikan perluasan jangkauan ekstrem tersebut sebagai peristiwa “gelandangan”. Meskipun kejadian ini jarang terjadi dan dapat memberikan wawasan berharga mengenai kemampuan beradaptasi spesies dan dampak perubahan kondisi lingkungan. Kehadiran elang laut yang melambai jauh di utara menimbulkan pertanyaan tentang kemungkinan perubahan arus laut, ketersediaan makanan, atau pola cuaca tidak biasa yang mungkin menyebabkan burung tersebut keluar jalur.

Pelancong Jarak Jauh

Perjalanan elang laut dari wilayah biasanya sangatlah penting. Spesies ini bergantung pada kondisi lautan tertentu untuk mencari makan, dan penerbangan yang berkepanjangan menunjukkan adanya kesalahan navigasi yang parah atau pencarian sumber daya yang putus asa. Kejadian seperti ini semakin sering terjadi seiring dengan perubahan iklim dan burung laut yang menghadapi tekanan yang semakin besar akibat aktivitas manusia.

Pengamatan ini menggarisbawahi keterhubungan ekosistem laut dan menyoroti bagaimana spesies yang paling terpencil sekalipun dapat terkena dampak perubahan lingkungan yang lebih luas. Mempelajari burung-burung gelandangan seperti ini memberikan jendela penting untuk memahami bagaimana satwa liar merespons dunia yang berubah dengan cepat.