The April full moon, also known as the “Pink Moon,” will be visible tonight, April 1st, coinciding with final preparations for NASA’s Artemis 2 mission — a crewed flight to orbit the Moon. Peristiwa angkasa ini menawarkan latar belakang unik saat umat manusia bersiap untuk kembali ke luar angkasa bulan.
Fenomena Bulan Merah Muda
Bulan purnama bulan ini puncaknya pada pukul 22.12. EDT (0211 GMT pada 2 April). Nama “Pink Moon” berasal dari mekarnya bunga phlox di beberapa bagian Amerika Utara sekitar waktu ini, bukan warna bulan yang sebenarnya.
Cakram bulan akan tampak terang benderang, memberikan peluang ideal bagi astronom amatir untuk mengamati fitur-fiturnya.
Menjelajahi Pemandangan Bulan
Bahkan dengan teleskop sederhana (bukaan 4-6 inci), pengamat dapat menjelajahi “lautan” bulan yang terkenal – cekungan tumbukan kuno yang dipenuhi lava. Wilayah utama yang harus dicari meliputi:
- Mare Frigoris (Lautan Dingin): Garis gelap dan panjang melintasi ujung utara.
- Sinus Medii (Teluk Pusat): Seekor kuda betina kecil di pusat bulan.
- Mare Vaporum (Lautan Uap): Hamparan selebar 150 mil di atas Sinus Medii.
- Mare Nubium (Lautan Awan) dan Mare Humorum (Lautan Humor): Terlihat di wilayah barat daya.
Formasi ini merupakan sisa aktivitas vulkanik intens yang membentuk Bulan miliaran tahun lalu. Mengamati mereka melalui teleskop memungkinkan kita melihat sekilas masa lalu tata surya yang penuh kekerasan.
Artemis 2: Kembalinya Umat Manusia ke Orbit Bulan
The Artemis 2 mission, set to launch four astronauts (Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, and Jeremy Hansen) on a 10-day orbit around the Moon, is a critical step toward sustainable lunar exploration.
The crew will witness the Moon’s phases from a unique vantage point, joining the 24 Apollo astronauts who have previously seen the far side of the Moon.
The Artemis 2 mission represents a significant leap forward in crewed space exploration, not just for NASA but for international cooperation in pushing the boundaries of human presence in space.
Penentuan waktu misi dengan Bulan Merah Muda menambah resonansi puitis pada upaya tersebut. Kedua fenomena tersebut menyoroti keterhubungan antara Bumi dan tetangganya di angkasa.
The Artemis 2 mission will provide invaluable data and experience for future lunar landings, including the Artemis 3 mission planned to land humans near the Moon’s south pole. Dengan persiapan yang berkelanjutan, misi tersebut siap untuk mendefinisikan kembali hubungan manusia dengan Bulan.





























