Richard E. Smalley terkenal karena penemuan molekuler tunggal. Ini membuatnya memenangkan Hadiah Nobel Kimia tahun 1996. Dia berbagi kehormatan dengan Robert F. Curl, Jr. dan Sir Harold W. Krooto. Mereka menemukan karbon-60. Komunitas ilmiah menyebutnya buckminsterfullerene. Dunia menyebutnya buckyball. Ini adalah yang pertama dari jenisnya.
Smalley lahir di Akron, Ohio, pada tanggal 6 Juni 1943. Ia meninggal di Houston, Texas, pada tanggal 28 Oktober 2005. Ia adalah seorang ahli kimia dan fisikawan Amerika. Jalannya menuju Hadiah Nobel dimulai di Universitas Princeton. Ia memperoleh gelar Ph.D. di sana pada tahun 1973. Dia melakukan pekerjaan pascadoktoral di Universitas Chicago. Kemudian dia pindah ke Rice University di Houston. Dia mulai mengajar di sana pada tahun 1976. Pada tahun 1982, dia memegang jabatan Profesor Gene dan Norman Hackerman di bidang Kimia. Ia menambahkan jabatan guru besar di bidang fisika pada tahun 1990.
Peralatan yang Menemukan Bentuk Karbon Baru
Universitas Rice menjadi tempat lahirnya fullerene. Ini adalah bentuk karbon murni ketiga yang diketahui. Berlian dan grafit adalah satu-satunya yang sebelumnya. Smalley telah membuat alat khusus untuk pekerjaan ini. Itu adalah peralatan sinar cluster laser supersonik. Mesin itu bisa menguapkan material apa pun. Itu mengubah materi menjadi plasma atom. Peneliti kemudian bisa mempelajari cluster yang terbentuk. Ini adalah kumpulan puluhan hingga puluhan atom.
Terobosan datang dari sebuah percakapan. Kroto mengunjungi laboratorium Smalley. Dia melihat peralatannya. Dia menyadari itu bisa mensimulasikan kondisi kimia. Khususnya atmosfer bintang karbon. Ini akan memberikan bukti atas dugaannya. Dia percaya rantai karbon berasal dari bintang. Smalley setuju untuk mengujinya.
Eksperimen 11 Hari yang Menentukan Bidang
Percobaan dilakukan pada bulan September 1985. Percobaan berlangsung selama sebelas hari. Tim tersebut termasuk Kroto, Smalley, dan Curl. Rekan kerja mahasiswa James Heath, Yuan Liu, dan Sean O’Brien membantu melaksanakan pekerjaan tersebut. Peralatan Smalley menguapkan grafit. Laser mengenai karbon. Mereka sedang mensimulasikan atmosfer bintang raksasa.
Hasilnya langsung terlihat. Studi tersebut mengkonfirmasi rantai karbon dapat diproduksi. Tapi sesuatu yang lain muncul. Spesies karbon yang sampai sekarang tidak diketahui terbentuk secara spontan. Jumlahnya melimpah. Itu berisi 60 atom.
Atom-atom fullerene tersusun dalam cangkang tertutup.
Molekul ini stabil. C60 adalah fullerene stabil terkecil. 60 atom karbon berkumpul dalam satu sangkar. Ikatannya menyerupai jahitan pada bola sepak. Bentuknya cocok dengan kubah geodesik arsitek R. Buckminster Fuller. Oleh karena itu nama buckminsterfullerene. Atau sederhananya, buckyball.
Smalley adalah pendukung utama nanoteknologi. Karyanya meletakkan dasar bagi bidang tersebut. Dia memainkan peran penting dalam Inisiatif Nanoteknologi Nasional. Program federal ini dimulai pada tahun 2000. Program ini masih merupakan upaya penelitian dan pengembangan yang besar. Warisan Smalley bukan hanya sekedar molekul. Ini adalah infrastruktur yang dia bantu bangun untuk dunia berskala nano.
























